RSS

Sunday, 4 December 2016

31 Days Of Gratitude #Day3

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Assalamualai'kum WaRahmatullahi WaBarakatuh.

Hari ani, adalah ku membaca satu article pasal ‘Sedih itu dari Allah jua’. Kenapa aku terkesan banar dengan artikel atu? First thing first, kitani hidup inda selamanya gembira and inda selamanya berduka. Allah sudah aturkan semuanya for us.

Dalam kitab tani, sudah Allah simpan, “Aha! Hari ni hamba ku yang satu ani, gembira… adakah ia akan bersyukur or kufur pada-Ku” “Hari ani, Ku tuliskan kecewa, apa dibuatnya ni. Adakah ia akan memohon dari Aku atau dari makhluk lain?” And semuanya ani bersebab and dari sini lah kitani will gain pengalaman.

And rasa sedih kalau kitani lihatlah, secara lebih mendalam, why kitani perlu merasa sedih? Selalunya kata orang ‘karma’ tapi dalam Islam we call it ‘kifarah’ penghapus dosa. If we think about it, kitani ani indakan lepas dari melakukan kesilapan so kesedihan atu kadang-kadang adalah sebagai satu vector untuk menghapuskan dosa kitani. 

On the other hand, some ujian yang Allah bagi arah kitani ada yang berbentuk kesedihan, kekecewaan. And we know apa purpose ujian; untuk menguji sekuat mana keimanan kitani. Level ujian depends on kekuatan iman seorang hamba. Aww~ Alhamdulillah~

Remember! Allah indakan sekali-kali bagi tani ujian yang kitani inda mampu kan pikul. The hardest hardship is for His strongest soldier! So bila kitani sedih dengan His test, know that He gave it to us because He knew that we were able to go through it. I came across this aya~h and rasa terharu tiba-tiba;

Dan bahawa sesungguhnya, Dia lah yang menyebabkan (seseorang itu bergembira) tertawa, dan menyebabkan (seseorang itu berdukacita) menangis.” (53:43)

Sedih, hepi, suka, duka… Allah lets us feel all of this so that we grow, so that we level up, In shaa Allah. So don’t despair, kawan. He can turn things around if we depend on Him always. So senyum~

#Day3 #Growth #SedihKajapSajaTuu #MuscleUp

P.s. Jangka hayatnya ada dua posts lah ni nanti. :') Maaf yang teramat. 


RrJ

0 comments:

Post a Comment