RSS

Monday, 26 December 2016

31 Days Of Gratitude #Day21

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Assalamualai'kum WaRahmatullahi WaBarakatuh.

Astaghfirullahal’adzhiim. Blogger inda sedar banyak amat post-post yang tertunggak. In shaa Allah, will try to finish these hash tags this year. Ooouu yeah~~

Ever feel like, kitani macam rasa diri kitani inda enough? Like every time; the way we talk, the way we eat, the way we walk or the way we snore kena pertikaikan? *eseh, today, blogger kan bagi kata-kata motivasi sikit.* Starting today, remember apa blogger kan say; “PEDULIKANLAH APA ORANG KAN CAKAP. DORANG JELES BAH TUU~

Serious, kawan. I believe we sometimes kurang bersyukur dengan apa adanya kita. Kitani terlalu memikirkan apa yang orang lain kan label kitani sampaikan kitani lupa cemana kan jadi diri kitani yang sebenar. “Kun anta!” *Ehe, ciplak siket dari lagu* Jadilah diri sendiri, pasal siapa lagi kan jadi diri kitani ani kalau bukan kitani sendiri kan?

Ada Al-akh yang kuat trolling dalam usratii yang terchenta, ea ani tersangatlah positif and his positive-ness ani tersebar keseluruh isi rumah yang inda berapa indah pada zahirnya. Everytime he tryna joke on something yang sounds lame, he always says; “Confident! Penuh keyakinan!” or “Apa-apa ani, jangan kurang keyakinan!” AllahuAkbar. I admire his guts.

Alhamdulillah, with keyakinan yang jitu, barulah, in shaa Allah; kitani bisa melakukan hal-hal yang pada awalnya rasa macam inda larat kan dibuat and rasa macam ada some kind of a ‘push’ to do something. I guess, it’s all about our mindset, if we tell ourselves that we can do it, in shaa Allah, we can do it. Jangan kurang mencuba lah jua. A reminder to blogger jua. Ngehehehe.

In addition, bila kitani ada confidence, in shaa Allah, kitani dapat ignore suara-suara sumbang yang selalu kompelayn pasal rasa ketidak-puas-hatian mereka terhadap diri kitani. Tak de salahnye nak jadi diri sendiri asalkan still tak melarang hukum-hakam syar’ie. I am not saying that we should ignore kalau ada komen yang sadis tapi membangun. Kitani mesti pandai pilih mana satu kata-kata orang yang boleh dijadikan panduan untuk our self-improvements and yang mana satu kata-kata orang yang jenis merapu saja. So chill.

Isokay, orang lain tidak hidup dalam kehidupan yang kitani lalui. It’s our decision to be ourselves and to love ourselves. Siapa lagi kan sayang arah diri kitani kalau bukan kitani sendiri, right? Kalau inda pandai sayang diri sendiri, how do we expect that other people can love us the way we are and/or for our own worth? Plus, kalau kitani inda sayang diri sendiri, rasanya pandaikah kitani untuk sayang orang lain? A question to ponder upon, aye…

#Day21 #confidence


RrJ

0 comments:

Post a Comment